Tampilkan postingan dengan label toko buku online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label toko buku online. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Oktober 2012

Kamis, 16 Agustus 2012

Coming Soon


Akan segera hadir, novel remaja,


Judul : Janji
Penulis : Tyka Dinarsasi
Penerbit : Lukkar Press
Ukuran : 13 x 19 cm
ISBN :
Harga : belum keluar








Sinopsis

Saga mengeluarkan sesuatu dari dalam tas plastik. Satu pak silet yang masih tersegel, mangkuk kecil beserta tutupnya, satu gelas air mineral yang masih tersegel dan beberapa plester luka.
“Ini.” Saga menatap balik Ryan dengan ekspresi misterius.
“Apa itu, Ga? Untuk apa?” Jo melihat kotak silet dengan pandangan heran, lebih-lebih melihat arti tatapan Saga dan Ryan yang aneh. Sepertinya mereka mengetahui sesuatu yang tidak diketahuinya.
“Kita akan membuat janji darah, untuk persahabatan kita.” Saga berkata dengan suara yang dalam.
“Janji apa?? Janji darah? Ih...apa maksudnya? Apa nggak bisa janji yang lain?” Jo nyaris pingsan mendengar ucapan Saga, meski dia tidak sepenuhnya mengerti arti sebuah ‘janji darah’, tapi instingnya mengatakan hal itu menakutkan.
Saga mengeluarkan tiga silet, dan menyiapkan mangkuk. Saga membakar sebuah silet. Jo terbelalak mengawasi Saga.

Sudah 8 tahun yang lalu, disana pernah berdiri, sisa bangunan yang menjadi saksi bisu sebuah janji. Banyak kebersamaan yang tak terlupakan dilaluinya bersama dua pemuda terbaik, yang pernah dikenalnya.
Janji yang membuatnya tidak pernah meninggalkan kota ini!!!
“Seandainya janji itu tidak pernah ada…dan andai saja harapan ibu bisa terjadi. Mungkin tidak akan begini…” desisnya lirih dalam hati.

Milla Budihardjo


Milla Budihardjo adalah seorang penulis kelahiran Surabaya 1976. Sejak kecil, penulis ini memang hobi mengarang. Ketika duduk di bangku SMP, salah satu karyanya diterbitkan di madding sekolah. Ia pun mengikuti jejak ke dua orang kakak perempuannya yang suka menulis juga.

Penulis yang juga hobi menari daerah ini, dulu pernah bekerja sebagai marketing di sebuah perusahaan supplier alat-alat elektrik. Sambil bekerja ia juga menulis skenario duet dengan kakak perempuannya. Beberapa tahun kemudian, ia berhenti dari pekerjaannya dan memilih meneruskan karirnya di bidang menulis sampai sekarang.

Beberapa cerpennya pernah dimuat di majalah-majalah remaja. Ia pun aktif sebagai penulis skenario yang akhirnya menjadi profesi tetapnya. Ia pernah menulis beberapa naskah skenario untuk sinetron dan beberapa FTV, serta menulis untuk program semi-dokumenter di sebuah stasiun televisi dan film horror untuk format VCD.

Sienta Sasika Novel


Sienta Sasika Novel, lahir di Bandung tanggal 17 April, saat ini sedang melanjutkan kuliah di S2 Bioteknologi SITH ITB.

Hobi menulis sudah ada sejak duduk dibangku SD, mulai menulis puisi, cerpen, lalu novel. Selain menulis buku-buku fiksi, Sienta juga gemar menulis jurnal penelitian dan buku-buku disiplin ilmu pengetahuan.

Mimpinya saat ini yang ingin digapainya adalah menulis dwilogi buku fiksi fantasi yang baru dikerjakan seperempat jalan, dikarenakan kesibukannya mengurus virus-virus atau gen-gen yang ditelitinya. Dan hal yang paling diinginkannya saat ini segera lulus S2 dan melanjutkan S3 di German dibidang molecular medis. Untuk teman-teman yang ingin berkenalan bisa berkunjung ke facebooknya : Sienta Sasika Novel atau email ke cibe.cibi@yahoo.com atau blognya di : http://sientafans.blogspot.com

Selasa, 22 Mei 2012

Promo Diskon 30 %


Hai...hai...hai...
Teman-teman, ada kabar gembira looh.
Diskon 30 % bagi yang pesan menu paket (2 Novel “Jatuh...Cinta dan Strawberry).
Untuk info, silakan inbox ya atau SMS Online ke 085250945243 ^_^















Untuk jasa pengiriman, silakan cek http://www.jne.co.id/
 Balikpapan : 7.000
 Lampung : 22.000
 Bandung : 18.000
 Banjarmasin : 19.000
 Banyuwangi : 25.000
 Bekasi : 18.000
 Bengkulu : 24.000
 Bogor : 18.000
 Bontang : 10.000
 Cikampek : 19.000
 Cilacap : 20.000
 Cikarang : 21.000
 Cimahi : 21.000
 Cirebon : 18.000
 Denpasar : 22.000
 Depok : 18.000
 Karawang : 18.000
 Kediri : 21.000
 Jakarta : 15.000
 Jember : 22.000
 Mataram : 25.000
 Nunukan : 22.000
 Manado : 26.000
 Malang : 19.000
 Magelang : 23.000
 Medan : 26.000
 Pekanbaru : 25.000
 Pontianak : 27.000
 Sanggata : 12.000
 Salatiga : 24.000
 Semarang : 21.000